How to Start a Successful Small Business Capital?. Some of us are certainly many who have excess money and overtime. And would be more beneficial if such excess can be something productive. For example, by starting a small business. Then how to start a small business capital. Here are some steps you can take to successfully open a small business


Start of hobby or pleasure.





Choose a business that is approached with pleasure or ability. That ability is the first capital. Search for any potential controlled and capable of doing well. This capability will grow and with the passage of time will know the ropes. Every business has its own complexity and problems.


Measure of new business opportunities that will be created.


 All new businesses begin because there is a need. Having identified the need, then there is a potential market.


Look capital or partner.


If you do not have the capital alone, it is necessary to establish cooperation with others. Suggested beware in financial administration problems, as many cases of fraud. Many partner fraudulent or mischievous.


The more directly involved, the better.


 After enough effort subordinates, you can begin to delegate authority to subordinates. Small businesses should initially be handled alone. Because the administrative system and the organization has not been established, easily occur if the deviation immediately handed over to someone else.

Consider the location and layout well.


For small businesses in the areas of sales, the best promotion is its location. The layout of the factory and a good shop will facilitate the production capabilities of the small capital business.

Related :
                                                                             





















































Best Way Business Opportunities Facing Competition Currently

Good Business Opportunity Currently the Best
Challenges in the business world is the emergence of competitors in the same business. A business owner Ali Good fried duck Antra, revealed that competition in business will always exist and can not be avoided. Should have a stock in the face of this competition so as not to compete. Ali argued, in terms of business there are some things that must be prepared to face the competition of business, namely

1. Concept mature.


 A mature business concept is also highly considered. The concept of targeted business will help us to be able to recognize the potentials and market you want to target. In addition the concept of mature business will also create a business can be more optimally. In the business concept, there are some things that need to be considered, namely, public taste, characteristics or lifestyles of people, purchasing power, the source of raw materials, to the same business.

2. Business plan.


 Mature business planning, can help us create targeted business planning. In business can not carelessly because in business, you bet is considerable investment. If planning is not done, everything will be in vain and a great loss.
Which is included in the business plan include: explaining the concept of business, vision, mission, marketing plans, employee, promotion plans, plan financial arrangements, to determine the risk analysis that might be experienced in an effort. With careful planning, you can specify a way out or a solution for any problem that might be faced with the same business persaing.

3. Evaluation and breakthrough.


Competition with the same business today often can not be avoided. But actually this competition can make you become more creative to innovative to create a plus in the products you sell. Programming is done in a variety of sides will attract customers to glance at you than your competitor's product.
In addition to innovation, evaluation of business continuity is also necessary. You can not just casually in running a business, a correction of shortcomings and value added in the business is also very necessary to further promote your business.

4. The extent of the market.


 Business competition, one of which is to expand the product market. The expansion of these product markets could be interpreted to broaden the focus and target market. For example, if initially only sells a variety of spicy foods that are intended for adults, there is no harm if made variant of the new menu that can be enjoyed by children. The expansion of this market share will increase revenue while providing more value to customers' products sold.

5. Standardization.


If you have a lot of business branches can indeed help to overcome the problem of intense competition in the business. That must be considered is the similarity of the various products sold in all branches owned.

6. Systems business.


Strong business system can help businesses to survive longer and profit. Create a business system that is stable and strong. After the foundation of a strong perceived effort, then do the expansion of the market so that your business is becoming increasingly competitive.

Related :













Cara Terbaik Menghadapi Persaingan Peluang Bisnis Saat ini

Peluang Bisnis Saat ini Bagus Terbaik
Tantangan dalam dunia bisnis adalah munculnya pesaing dalam bisnis yang sama. Seorang pemilik usaha Bebek Goreng Ali Bagus Antra, mengungkapkan bahwa persaingan dalam bisnis akan selalu ada dan tak bisa dihindari. Harus punya bekal dalam menghadapi persaingan ini agar tak kalah bersaing. Ali berpendapat, dalam hal bisnis ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menghadapi persaingan bisnis, yaitu

1. Konsep yang matang.

 Sebuah konsep bisnis yang matang juga sangat diperhatikan. Konsep bisnis yang terarah akan membantu kita untuk dapat mengenali berbagai potensi dan pangsa pasar yang ingin dituju. Selain itu konsep bisnis matang juga akan membuat bisnis bisa berjalan lebih maksimal. Dalam konsep bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu, selera masyarakat, karakteristik atau gaya hidup masyarakat, daya beli, sumber bahan baku, sampai adanya bisnis yang sama.

2. Business plan.

 Perencanaan bisnis yang matang, dapat membantu kita membuat perencanaan bisnis yang terarah. Dalam bisnis tidak bisa asal-asalan karena dalam berbisnis, yang anda pertaruhkan adalah investasi yang cukup banyak. Jika perencanaan tak matang, semuanya akan sia-sia dan rugi besar.
Yang termasuk dalam business plan ini antara lain: menjabarkan konsep bisnis, visi misi, rencana pemasaran, karyawan, rencana promosi, rencana pengaturan keuangan, sampai dengan menentukan analisis risiko yang mungkin dialami dalam sebuah usaha. Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat tentukan jalan keluar atau solusi atas setiap masalah yang mungkin akan dihadapi, termasuk menghadapi persaing bisnis yang sama.

3. Evaluasi dan trobosan. 

Persaingan dengan bisnis saat ini yang sama seringkali tak bisa terhindarkan. Tapi sebenarnya persaingan ini dapat membuat Anda jadi lebih kreatif untuk inovatif untuk menciptakan sebuah nilai plus dalam produk yang anda jual. Inovasi yang dilakukan dalam berbagai sisi akan menarik pelanggan untuk melirik produk anda dibandingkan pesaing anda.
Selain inovasi, evaluasi terhadap kelangsungan bisnis juga perlu. Anda tidak bisa begitu saja acuh dalam menjalankan sebuah usaha, sebuah koreksi terhadap kekurangan dan nilai tambah dalam berbisnis juga sangat perlu untuk semakin memajukan bisnis anda.

4. Luasnya pasar.

 Menghadapi persaingan bisnis, salah satunya adalah dengan cara memperluas pasar produk. Perluasan pasar produk ini bisa diartikan memperluas fokus dan target pasar. Contohnya, jika awalnya hanya menjual aneka makanan pedas yang diperuntukan untuk orang dewasa, tak ada salahnya jika membuat varian menu baru yang dapat dinikmati oleh anak-anak. Perluasan pangsa pasar ini akan menambah pendapatan sekaligus memberi nilai lebih pada pelanggan terhadap produk yang dijual.

5. Standarisasi. 

Jika punya banyak cabang usaha memang bisa membantu untuk mengatasi masalah persaingan yang ketat dalam bisnis. Yang harus diperhatikan adalah kesamaan aneka produk yang dijual di semua cabang yang dimiliki.

6. Sistem bisnis. 

Sistem usaha yang kuat dapat membantu usaha agar bisa bertahan lebih lama dan untung. Buatlah sistem usaha yang stabil dan kuat. Setelah pondasi usaha dirasa kuat, maka lakukan perluasan pasar agar usaha anda menjadi semakin kompetitif.



Yuk Membuka Usaha Sendiri

By Ikhsan Amanecer Slh| 3 Juli 2014

Membuka Peluang Bisnis Usaha Sendiri

Mungkin Kita masih punya banyak waktu nggagur di luar pekerjaan utama atau mungkin Kita tidak puas dengan penghasilan yang Kita dapatkan selama ini. Jika mulai berpikir membuka usaha sendiri itu adalah hal yang wajar. Banyak yang menyebut bisnis itu sebagai usaha sampingan. Nah, berikut ini beberapa hal yang perlu perhatikan kalau ingin membuka usaha sendiri
  • Bidang Usaha. Sedikit contoh seperti bidang usaha yang jarang atau bahkan belum ada. Misalnya Aqua. Ketika pertama kali diperkenalkan, banyak orang ragu apakah Aqua bisa berhasil di pasaran, padahal belum pernah sebelumnya ada pengusaha yang menjual air minum dalam botol.  Nyatanya Aqua sukses besar.
  • Lokasi. Dalam beberapa jenis bidang usaha, lokasi memegang peranan yang cukup penting. Kita sendirilah yang harus menentukan lokasi mana yang tepat dalam usaha Kita.
  • Pelanggan.  Kita sudah harus tahu terlebih dahulu tentang bagaimana cara Kita dalam mendapatkan pembeli atau klien. Bila tak ada pembeli, tidak akan ada penjualan. Bila tak ada penjualan, maka usaha Kita tidak cukup berhasil. Sederhana sekali. Untuk promosinya bisa dilakukan dengan cara memasang iklan kecil di koran. Atau memasang iklan Kita di internet. Internet terbukti merupakan media yang ampuh dalam menjaring pembeli, walaupun mungkin tidak semuanya.
  • Tenaga Kerja. Ada bagusnya bila Kita juga mempekerjakan anggota keluarga Kita. Maka secara tidak langsung anggota keluarga juga akan mempunyai rasa ikut memiliki dalam usaha tersebut. Dengan adanya rasa memiliki dari para anggota keluarga, maka dukungan yang diberikan kepada Kita untuk menjalankan usaha tersebut bisa makin besar.
  • Perencanaan Keuangan. Buatlah perkiraan arus kas selama 12 bulan ke depan. Perkiraan arus kas adalah perhitungan yang menggambarkan berapa perkiraan arus keluar masuk uang tunai dalam usaha Kita. Sama seperti modal, maka alangkah baiknya kalau Kita memiliki perkiraan arus kas selama 12 bulan ke depan. Dengan demikian, dalam setahun ke depan, usaha ini diharapkan tidak akan bangkrut hanya gara-gara kehabisan uang tunai.

Tips Memulai Usaha Bisnis Cafe 

By Ikhsan Amanecer Slh | 4 juni 2014

Tips Cara Memulai Bisnis Cafe – Usaha SederhanaMau itu bisnis cafe sederhana, kopi coffee, unik, gaul, kecil, resto, tenda yang ada hotspot di indonesia, berikut tips dan cara memulai usaha ini. Di kota-kota besar banyak orang yang mendirikan cafe, dan tak hanya di kota besar saja di kota-kota kecil pun sekarang ini banyak ditemui banyak berdiri cafe. Terutama untuk tempat-tempat yang strategis, maka biasanya banyak bermunculan cafe-cafe. Fungsi setiap cafe juga punya keunggulan masing-masing, ada yang untuk baca buku, nonton film, komunitas motor, penggemar seni, mahasiswa, dan lain sebagainya.
Namun tak semua cafe yang berdiri ini berhasil sesuai dengan rencana awal. Perlu perhitungan dan perencaan matang untuk membangun usaha café ini. Salah satu hal yang bisa dikaukan oleh pengelola cafe adalah membentuk atau merangkul sebuah komunitas-komunitas tertentu. Entah apa itu komunitasnya dan dimana saja, namun komunitas merupakan bagian penting dari sebuah cafe. Hal ini dilakukan karena komunitas tertentu lebih memiliki banyak masa. Tanpa mereka, cafe bisa langsung bangkrut atau malahan tutup.

Tips Merangkul dan Mempertahankan Komunitas dalam berbisnis cafe

kita akan jelaskan beberapa cara bagaimana merangkul dan mempertahankan komunitas tersebut agar tetap meramaikan café yang kita kembangkan.
Cari dan temukan komunitas yang ada di daerah tau sekitaran cafe anda, yang belum disentuh oleh cafe lain. Komunitas yang dimaksud di sini bisa berupa komunitas besar maupun kecil dapat itu bisa kita lihat dari jumlah anggotanya, atau komunitas bisa berarti orang-orang yang menggemari sesuatu contohnya saja motor atau musik.
Jika sudah menemukan komunitas tersebut, segera untuk melakukan penelitian dan pendekatan untuk memperoleh informasi untuk menjadi bahan pertimbangan. Informasi yang harus kita dapat yaitu: Suasana seperti apa yang disukai oleh komunitas tersebut, apa hal yang disenangi, bagaimana prilaku mereka jika sedang berkumpul, kegiatan apa yang sering mereka lakukan, dll.
Informasi-informasi tersebut dapat berguna untuk anda dalam menentukan suasana cafe dan interiornya. Selain itu anda juga bisa melakukan promosi yang sesuai dengan keinginan komunitas tersebut. Buatlah kegiatan rutin yang sesuai dengan keinginan mereka, misalnya dilakukan seminggu sekali. Karena kegiatan ini berguna untuk mengajak mereka untuk berkumpul dan menikmati cafe anda.
Contoh beberapa komunitas yang bisa dirangkul yaitu: club penggemar motor (berbagai merek motor), club mobil, fotografi, sinematografi, kartunis, olah raga, seni, baca buku, pendidikan, berbagai aliran musik, penikmat kopi, dan masih banyak lagi.

Agar usaha cafe semakin berkembang

Cafe untuk kelas menengah ke bawah tidak begitu memperhatikan pelayanan dan kualitas produknya. Jika sudah punya keunggulan tertentu, anda bisa mengalihkan anggaran dana untuk melakukan strategi yang lain misalnya promosi.
Jika cafe yang sasarannya adalah kalangan menengah ke atas, anda harus benar-benar memperhatikan masalah: pelayanan, kebersihan, kualitas produk dan sistem manajemen yang tertata dengan baik. Untuk produk yang memiliki keunikan tersendiri, harus dapat dipertahankan keunikannya. Jangan sampai keunikan tersebut hilang karena itu dapat menjadi ciri khas café anda.
Jika cafe anda memiliki keunikan tersendiri dan belum ada competitor yang melakukan hal yang sama, maka anda harus melakukan branding atau penguatan merek atau differensiasi usaha kepada para konsumen. Sehingga image usaha anda akan tertanam sebagai The First atau yang pertama dalam usaha ini. Semoga Tips Cara Memulai Bisnis Cafe ini bisa membantu dalam membangun usaha.

Cara Sukses Memulai Bisnis Modal Kecil

By Ikhsan Amanecer.Se 8 Desember 2014
Cara Sukses Memulai Bisnis Modal KecilBeberapa diantara kita pasti banyak yang mempunyai kelebihan uang serta kelebihan waktu. Dan akan lebih bermanfaat apabila kelebihan tersebut dapat dijadikan sesuatu yang produktif. Misalnya dengan memulai bisnis kecil. Lalu bagaimana cara memulai usaha modal kecil. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk sukses membuka usaha kecil

Mulailah dari hobby atau kesenangan. 

Pilihlah bisnis yang mendekati dengan kesenangan atau kemampuan. Kemampuan itu adalah modal yang pertama. Cari potensi apa saja yang dikuasai dan mampu dikerjakan dengan baik. Kemampuan ini akan berkembang dan dengan berjalannya waktu akan tahu seluk-beluknya. Setiap usaha punya kerumitan dan masalahnya sendiri.

Mengukur peluang dari usaha baru yang akan dibuat.

 Semua usaha baru dimulai karena ada kebutuhan. Setelah mengidentifikasi adanya kebutuhan, barulah ada pasar yang potensial.

Carilah modal atau partner. 

Jika tidak punya modal sendiri, maka perlu menjalin kerjasama dengan orang lain. Disarankan berhati-hatilah dalam masalah administrasi keuangannya, karena banyak kasus penipuan. Banyak partner yang curang atau nakal.

Makin terlibat langsung, makin baik.

 Setelah usaha cukup anak buah, Anda bisa mulai mendelegasikan wewenang pada bawahan. Usaha kecil pada awalnya harus ditangani sendiri. Karena sistem administrasi dan organisasinya belum mapan, mudah terjadi penyimpangan jika langsung diserahkan pada orang lain.

Pertimbangkan lokasi dan tata letak dengan baik. 

Untuk usaha kecil dalam bidang penjualan, promosi terbaik adalah lokasinya. Tata letak pabrik dan toko yang baik akan mempermudah kemampuan produksi bisnis modal kecil  tersebut.

Usaha Rumah Makan Padang – Bisnis Anti Bangkrut

By Ikhsan Amanecer .SE | 16 Juni 2014
Peluang Usaha Rumah Makan Padang - Bisnis Anti Bangkrut
Sudah banyak yang mengetahui bahwa masakan padang rendang, menjadi nomer satu dalam kategori makanan terlezat di dunia. Hal tersebut secara otomatis menambah pamor masakan Padang yang mempunyai basis penggemar yang luas bahkan di luar Sumatra Barat dan Indonesia. Karena itulah,usaha rumah makan Padang tidak pernah surut dan selalu ditemui di berbagai tempat.

Nah jika Anda tertarik untuk membuka usaha yang disebut salah satu buku sebagai bisnis anti bangkrut ini, berikut langkah-langkahnya
1. Susun rencana bisnis. Yang pertama rancang Business plan atau sebuah perencanaan yang biasanya meliputi banyak aspek penting. Beberapa di antaranya adalah lokasi, modal, harga bahan makanan, upah pegawai, perijinan, dan lain-lain.
2. Hitung modal awal yang dibutuhkan. Kalkulasi modal awal yang diperlukan untuk mendapatkan lokasi dan bangunan yang akan dijadikan rumah makan Padang. Biaya ini bisa berupa biaya sewa atau renovasi tempat. Sertakan juga investasi peralatan memasak ke dalam perhitungan.
3. Tetapkan harga. Lakukan penelitian kecil untuk mengetahui harga normal berbagai menu di rumah makan Padang lainnya terutama yang lokasinya berdekatan. Bila memang terpaksa harus mematok harga lebih mahal, pastikan makanan yang kita jual memiliki nilai tambah. Nilai tambah itu bisa berupa porsi yang lebih besar, atau variasi menu yang lebih banyak, dan sebagainya.
4. Tentukan lokasi. Memilih lokasi yang tepat adalah sebuah kunci keberhasilan usaha rumah makan Padang. Selezat apapun masakan, jika lokasi tempat yang dipilih kurang tepat, usaha bisa tutup. Pilih lokasi yang ramai, mudah dijangkau, dilihat, dan dikenali orang. Kebersihan dan keamanan lokasi juga perlu dipertimbangkan.
5. Rekrut pegawai. Setidaknya diperlukan seorang juru masak, seorang pegawai dapur , seorang pramusaji, dan satu pegawai kasir untuk memulai usaha ini. Jika memang dana masih terbatas, tak ada salahnya jika kita terjun sendiri mengelolanya atau mengajak teman, anggota keluarga untuk bersama mengelola rumah makan.
6. Pemasaran dan promosi. Sebelum membuka rumah makan secara resmi, sebarkanlah selebaran ke masyarakat sekitar lokasi. Cantumkan kapan rumah makan akan buka, di mana alamatnya, berapa diskon yang diberikan jika mereka bersedia menjadi pelanggan di hari pertama pembukaan, dan sebagainya.